Laman

Kamis, 04 Juni 2015

Sarana Fisik Desa Pulau Rengas

Desa Pulau Rengas merupakan desa yang sudah lumayan maju jika dilihat dari sarana fisik yang dimilikinya. Adapun beberapa sarana fisik yang ada di desa pulau rengas, seperti pada gambar dibawah ini:

Kantor Kepala Desa Pulau Rengas
Kantor kepala desa pulau rengas terletak di pinggiran jalan utama desa pulau rengas bertepatan di RT.02. Posisi yang strategis memudahkan siapa saja menemukan letak kantor kepala desa pulau rengas. Tidak hanya posisinya yang strategis tetapi juga lingkungan disekitaran yang juga ramai,


Balai Desa Pulau Rengas
Setiap Jum'at balai desa selalu ramai dengan warga untuk membeli berbagai bahan-bahan makanan seperti sayur-sayuran segar. ikan. ayam, dan segala macam bahan makanan yang dibutuhkan.
Lapangan Hijau Pulau Rengas


Lapangan hijau yang ada di desa pulau rengas ini cukup luas, setiap sore selalu ramai dengan anak-anak usia 6-12 tahun berlatih bola kaki. Lapangan ini juga tertelak diposisi yang strategis di pinggir jalan tepatnya didepan kantor kepala desa dan disamping masjid besar desa pulau rengas.

Lapangan voli dari kejauhan

Lapangan Voli



Olahraga voli merupakan jenis olahraga yang sangat diminati oleh warga desa pulau rengas, tidak aneh jika warga begitu antusias menyambut turnamen voli yang baru diselenggarakan mahasiswa KKN UNJA 2015 yang sudah berjalan dalam seminggu ini. Lapangan voli yang dimiliki sudah sangat bagus dan layak sehingga lapangan voli ini dapat membantu kegiatan latihan yang selalu dilakukan pemuda desa setiap pagi sabtu-minggu.

Perpustakaan Desa Pulau Rengas
Rumah panggung dengan ukuran yang lumayan kecil ini merupakan perpustakaan yang ada di desa pulau rengas ini, persediaan buku-buku yang dimiliki nya tidak begitu memadai dengan jumlah yang begitu sedkit.

Masjid At-Taqwa
Masjid besar yang ada di desa pulau rengas ini bernama Masjid "At-Taqwa". Dilihat dari luar masjid ini masih belum selesai dibangun, akan tetapi sudah sangat layak di gunakan oleh warga muslim didesa tersebut untuk beribadah karena fasilitas yang ada didalam masjid tersebut sudah memadai.


Dan terakhir adalah sekre karang taruna di pulau rengas, karang taruna merupakan organisasi tempatnya pemuda dipulau rengas bernaung yang diketuai oleh Ardian Pradana Putra. Selain organisasi karang taruna juga ada organisasi REMASTA (Remaja Masjid At-Taqwa) yang masih dibawah naungan karang taruna.

Selasa, 02 Juni 2015

Sejarah Masuknya Islam ke Pulau Rengas

Islam masuk ke desa pulau rengas lebih kurang abad ke 18, yang  mana dibawa oleh seorang penduduk yang asli berasal dari desa pulau rengas yang bernama hasana nadil, oleh orang sumanek hasana nadil ini di beri gelar (datuk mangkudum), dia termasuk pembaharu islam, awalnya islam sudah ada, tetapi belum begitu sempurna, karna masyrakat  desa pulau rengas masih memakan asam pacat. Dia  juga menulis Al-Qur'an, dan kitab lainnya, seperti shorof, nahwu, dan tafsir. Ia pernah sekolah (mengaji) di batu sangka, disitulah dia membuat tafsir, dan membuat Al-Qur'an. Al-Qu'an dan kitab-kitab yang dibuat nya di bawa kedesa pulau rengas, Al-Qur'an dan kitab- kitab itu ditulis dengan tangan sendiri, ketika beliau membawa islam kedesa pulau rengas begitu banyak masyrakat desa pulau rengas  yang pro dan kontra terhadap ajaran yang dibawa oleh hasana nadil,sehingga baju yang dipakai  hasana nadil sobek,tetapi tidak membuat semangat beliau hilang untuk mengislam kan desa nya sendiri, setelah islam masuk kedesa pulau rengas hasana nadil mulai  mengurus perkara yang ada didesa pulau  rengas, yaitu  perkara batas-batas tanah yang dimiliki oleh  masyarakat desa pulau rengas, hasana nadil pergi kejambi untuk mengambil surat keterangan tentang batas-batas tanah, dia juga pernah sekolah di pariaman lebik kurang sepuluh tahun. Dialah yang mengurus desa pulau rengas.awalnya orang desa pulau rengas beribadah hanya dirumah, karna belum ada musholla ataupun langgar. 

cr: dinikurniasih

Profil Desa Pulau Rengas

Pulau Rengas adalah salah satu desa dalam kabupaten Merangin Jambi, terletak sebelah barat kota Bangko sekitar 10 km dari Bangko menuju arah Kerinci dan Jangkat, sekarang merupakan ibu kota kecamatan Bangko Barat, Pulau Rengas terletak di antara desa Kungkai, Biuku Tanjung, dan Bedeng Rejo, masyarakat memiliki bahasa khas dengan dialek yang khas, asal mula bahasa ini belum ada seorang peneliti bahasa yang tertarik untuk menelitinya dari mana asal muasal bahasa ini berkembang. Masyarakat Pulau Rengas hetrogen dengan etos kerja yang tinggi, hasil ekonomi masyarakatnya dari hasil karet dan sawit. Pulau Rengas dibelah oleh sungai Merangin yang berhulu dari danau Kerinci. Jika hendak menuju kecamatan Muara Siau, Lembah Masurai, dan Jangkat kita akan melawati  Pulau Rengas.